Senin, 18 November 2013


GALAKSI

Galaksi adalah sebuah system yang terikat oleh gaya gravitasi yang dimana terdiri atas bintang, gas dan debu kosmik medium antarbintang. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani, yaitu galaxias yang berarti “susu”. Tipe - tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil yang terdiri atas kira - kira sepuluh juta bintang hingga galaksi raksasa yang terdiri atas kira - kira satu triliun bintang, dimana semuanya mengorbit pada pusat galaksi. Matahari merupakan salah satu bintang yang berada di galaksi Bima Sakti, termasuk planet Bumi dan semua benda yang mengorbit ke Matahari.
Kemungkinan besar terdapat lebih dari 100 miliar galaksi pada alam semesta ini, dimana sebagian besar galaksi - galaksi ini berdiameter antara 1000 hingga 100.000 parsec dan juga biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec ( atau bisa disebut dengan megaparsec ). Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi di alam semesta ini di organisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut Klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superKlaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.
Ciri - ciri Galaksi
Ciri - cirinya adalah:
1.       Galaksi mempunyai atau memiliki cahaya sendiri dan bukan cahaya pantulan.
2.       Jarak antara galaksi yang satu dengan galaksi yang lainnya yaitu jutaan tahun cahaya.
3.       Galaksi di alam semesta ini mempunyai bentuk - bentuk tertentu, misalnya: bentuk Spiral contohnya itu adalah galaksi Bima Sakti, bentuk eliptik atau elips dan bentuk tidak beraturan atau irregular galaxies.


Bentuk - bentuk Galaksi

Di alam semesta ini ada banyak galaksi – galaksidengan berbagai ragam bentuk. Hubble mengklasifikasikan galaksi - galaksi berdasarkan bentuknya ke dalam 3 kelompok utama, yaitu galaksi spiral, galaksi elips, dan galaksi tidak beraturan.


1. Galaksi Spiral
                Galaksi berbentuk Spiral ini adalah galaksi yang memiliki populasi paling terbanyak di alam semesta yaitu mencapai 80%. Galaksi ini memiliki struktur yang paling teratur dengan pusat, selubung bulat dan piringan dengan spiral yang mengelilingi ekuator galaksi. Salah satu contoh dari galaksi spiral ini adalah galaksi Bima Sakti, yaitu tempat dimana planet Bumi berada.  






2. Galaksi Elips/Eliptik
Galaksi dengan bentuk spiral ini meliputi 17% dari seluruh populasi galaksi di alam semesta. Bentuknya lebih sederhana dibandingkan dengan galaksi spiral, karena galaksi ini hanya terdiri dari pusat dan selubung pipih. Galaksi spiral ini memiliki kerapatan bintang lebih tinggi di bagian pusat dibandingkan dengan bagian ditepiannya.






3. Galaksi Tidak Beraturan/ Irregular Galaxies
                Sebanyak 3% dari galaksi di alam semesta ini yang telah diamati  menunjukan bentuk yang tidak beraturan. Bentuknya lebih seperti onggokan bintang dengan batas yang kurang jelas. Berbagai contoh nyata galaksi ini antara lain awan Magellan kecil dan besar yang merupakan tetangga galaksi kita yaitu galaksi Bima Sakti

Pola galaksi yang dirangkum dan diklasifikasikan oleh Hubble ditafsirkannya sebagai perjalanan evolusi galaksi di alam semesta dari bentuk yang awalnya sangat teratur menuju bentuk yang tidak beraturan. Galaksi juga teramati bergerombol di alam semesta kita. Kumpulan galaksi seperti ini disebut sebagai cluster of galaxies yang mengandung puluhan hingga ribuan galaksi sebagai anggotanya.

Minggu, 17 November 2013


KOMET

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar yang berbentuk lonjong atau parabolis. Kata “Komet” berasal dari bahasa Yunani, yang artinya adalah “rambut panjang” atau istilah lainnya adalah bintang berekor, namun istilah tersebut tidak tepat karena komet ini sama sekali bukanlah bintang.
Komet terbentuk dari es dan debu. Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari Matahari. Ketika komet ini mulai mendekati Matahari, sebagian dari bahan penyusun komet menguap dan membentuk kepala gas dan ekor. Komet ini juga termasuk ke dalam sistem tata surya karena komet juga mengelilingi Matahari. Panjang “ekor” komet dapat mencapai jutaan kilometer, bahkan beberapa komet menempuh jarak yang lebih jauh di luar angkasa daripada planet. Beberapa komet juga membutuhkan ribuan tahun hanya untuk menyelesaikan satu kali mengorbit Matahari.   
Bagian - bagian Komet
Bagian - bagian komet terdiri dari inti komet, koma, awan hidrogen, dan ekor. Bagian - bagian komet antara lain:
·         Inti komet adalah sebongkah batu dan salju, yang merupakan bagian yang sangat padat, diameternya mencapai beberapa kilometer dan terbentuk dari penguapan bahan - bahan es penyusun komet yang kemudian berubah menjadi gas.
·         Koma, merupakan daerah kabut atau daerah yang mirip tabir disekeliling inti. Koma tercipta saat mendekati Matahari yaitu ketika sebagian inti meleleh menjadi gas.
·         Lapisan Hidrogen, yaitu lapisan yang menyelubungi koma, dan tidak tampak oleh mata manusia. Diameter awan Hidrogen yaitu sekitar 20 juta kilometer.
·         Ekor, yaitu gas bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dekat daerah Matahari. Ekor komet arahnya selalu menjauh dari Matahari. Ekor komet ini terdiri dari 2 macam, yaitu ekor debu dan ekor gas. Bentuk ekor debu tampakberbentuk lengkungan, sedangkan ekor gas berbentuk lurus.

Jenis - jenis komet
Berdasarkan bentuk dan panjang lintasannya, komet dapat di klasifikasikan menjadi dua, yaitu:
1.       Komet berekor panjang, yaitu komet dengan garis lintasannya yang sangat jauh melalui daerah - daerah yang sangat dingin sehingga berkesempatan menyerap gas - gas di daerah yang di laluinya. Contohnya, komet Kohoutek dan komet Halley

2.       Komet berekor pendek, yaitu komet dengan garis lintasannya yang sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang di laluinya. Contohnya adalah komet Encke.

Nama - nama komet
Di era modern ini telah dikenal banyak nama - nama komet, antara lain:
·         Komet Kohoutek
·         Komet Arend-Roland dan komet Maikos
·         Komet Ikeya-Seki
·         Komet Shoemaker-Levy
·         Komet Hyakutake
·         Komet Hale-Bopp
·         Komet Lovejoy
·         Komet Halley
·         Komet Elenin
·         Komet Encke
·         Komet Brooks
·         Komet Hartley
·         Komet Swan
·         Komet Lulin
·         Komet Kopff
·         Komet Bode
·         Komet Holmes

Namun dari sekian banyaknya komet, disini saya hanya akan menjelaskan sedikit tentang komet Halley.
Komet Halley adalah komet yang terlihat dari bumi setiap 75-76 tahun sekali, dan secara resmi diberi nama 1P/Halley. Nama umumnya diberikan menurut dari nama penemunya yaitu Edmund Halley. Komet ini merupakan komet paling terkenal di antara komet - komet lainnya, walaupun pada setiap abad banyak komet berperiode panjang yang muncul dengan lebih terang dan lebih dahsyat. Halley adalah satu - satunya komet dengan periode pendek yang tampak dengan mata telanjang atau bisa dilihat langsung tanpa peralatan khusus.



Nih sob kalo mau liat videonya tentang komet Halley. Check this out.













FUTSAL


Sejarah Olahraga Futsal
 Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.

Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.

Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California.

   Istilah “futsal” sendiri merupakan istilah international yang berasal dari kata spanyol atau portugis yaitu futbol dan sala. Dalam catatan sejarah olahraga futsal, kurang lebih sudah 17 kali diadakan kejuaraan futsal terkemuka atau Piala Dunia Futsal yang diadakan di berbagai belahan dunia.

  Futsal di zaman sekarang ini telah menjelma menjadi olahraga yang di favoritkan dan di gemari banyak kalangan. Futsal ini juga berbeda dengan olahraga sepak bola, dimana perbedaan tersebut dapat kita lihat dalam hal jumlah pemain dalam tiap regu / tim ataupun dalam hal luas lapangan, dimana luas lapangan futsal ini relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan lapangan sepak bola.

 PERATURAN OLAHRAGA FUTSAL

Jumlah Pemain Futsal Per Tim
  • Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
  • Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 (tidak termasuk cedera)
  • Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
  • Jumlah wasit: 2
  • Jumlah hakim garis: 0
  • Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
  • Metode pergantian: “pergantian melayang” (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh  memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
  • Dan wasit pun tidak boleh menginjak arena lapangan , hanya boleh di luar garis lapangan saja , terkecuali jika ada pelanggaran-pelanggaran yang harus memasuki lapangan

Luas Lapangan Futsal
  • Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m
  • Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
  • Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos
  • Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
  • Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang
  • Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
  • Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
  • Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

    Lama Permainan Olahraga Futsal
      
  • Lama normal: 2×20 menit
  • Lama istiharat: 10 menit
  • Lama perpanjangan waktu: 2×10 menit (bila hasil masih imbang setelah 2×20 menit waktu  normal)
  • Ada adu penalti (maksimal 3 gol) jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
  • Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
  • Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit

Teknik Dasar Dalam Futsal



a. Mengumpan ( Passing )
                Passing merupakan salah satu teknik dasar permainan futsal yang sangat dibutuhkan oleh setiap pemain, karena dengan lapangan yang rata dan ukuran lapangan yang kecil dibutuhkan passing yang keras dan akurat karena bola yang meluncur sejajar dengan tumit pemain, sebab hampir sepanjang permainan Futsal menggunakan passing. Untuk menguasai keterampilan passing diperlukan penguasaan gerakan sehingga sasaran yang diinginkan tercapai. Dalam melakukan passing:
1. Tempatkan kaki tumpu disamping bola.
2. Gunakan kaki bagian dalam untuk melakukan passing.
3. Kunci atau kuatkan tumit agar saat sentuhan dengan bola lebih kuat.
4. Kaki dalam dari atas di arahkan ke tengah bola dan di tekan ke bawah agar bola tidak melambung.
5. Setelah sentuhan dengan bola dalam melakukan passing ayunan kaki jangan di hentikan.        

b. Menahan Bola ( Control )
                Dalam keterampilan control dalam Futsal harus menggunakan telapak kaki. Karena dengan permukaan lapangan yang rata maka bola akan bergulir cepat sehingga para pemain harus dapat mengontrol dengan baik, apabila menahan bola jauh dari kaki maka lawan akan mudah merebut bola. Langkah - langkah yang harus dilakukan saat menahan bola, yaitu:
1. Selalu lihat datangnya bola.
2. Jaga keseimbangan pada saat datangnya bola.
3. Sentuh atau tahan dengan menggunakan telapak kaki, agar bolanya diam dan mudah untuk dikuasai.

c. Mengumpan Lambung ( Chipping )
                Keterampilan chipping ini sering dilakukan dalam permainan futsal untuk mengumpan bola dibelakang lawan atau dalam situasi lawan bertahan satu lawan satu. Teknik ini hampir sama dengan teknik passing, perbedaannya terletak pada saat chipping menggunakan bagian atas ujung sepatu dan perkenaannya tepat dibawah bola.

d. Menggiring Bola ( Dribbling )
                Teknik dribbling merupakan keterampilan penting dan mutlak yang harus dikuasai oleh setiap pemain. Dribbling merupakan kemampuan dimana setiap pemain dalam menguasai bola sebelum diberikan kepada temannya untuk menciptakan peluang dalam mencetak gol, yang perlu diketahui dalam teknik Dribbling, yaitu:
1. Kuasai bola serta menjaga jarak dengan lawan.
2. Jaga keseimbangan badan pada saat mendribbling bola.
3. Sentuhan bola harus menggunakan telapak kaki secara berkesinambungan.
4. Fokuskan pandangan setiap kali sentuhan dengan bola .

e. Menembak ( Shooting )
                Shooting merupakan teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain, teknik ini merupakan cara untuk menciptakan skor atau gol. Karena seluruh pemain futsal dapat kesempatan untuk menciptakan gol dan memenangkan pertandingan atau permainan. Shooting dapat dibagi menjadi 2 teknik, yaitu shooting punggung kaki dan shooting ujung kaki. Teknik shooting menggunakan punggung kaki antara lain:
1. Tempatkan kaki tumpu disamping bola dengan jari - jari kaki lurus menghadap arah gawang.
2. Gunakan bagian punggung kaki untuk melakukan shooting.
3. Konsentrasikan pandangan kea rah bola tepat ditengah - tengah bola pada saat kaki menyentuh bola.
4. Kunci atau kuatkan tumit gr saat sentuhan dengan bola lebih kuat.
5. Posisi badan agak dicondongkan kedepan.
6. Setelah sentuhan dengan bola dalam melakukan shooting ayunan kaki jangan dihentikan.
                Teknik shooting dengan menggunakan ujung kaki sama halnya dengan shooting menggunakan punggung kaki, hanya bedanya pada saat melakukan shooting perkenaan kaki tepat di ujung kaki.




Nih gan video trik futsal dari Falcao.




















Senin, 04 November 2013

SOFTBALL

Sejarah Permainan Softball
Permainan softball diciptakan oleh George Hansock (Amerika Serikat). Permainan softball pertama kali dimainkan di Chicago. Peraturan permainan dibuat oleh Lewis Robert tahun 1906 dan pada tahun 1916 diperbaiki oleh Matthew.

Pada tahun 1930, ada perubahan permainan dari indoor ke outdoor oleh H. Ficher dan M.J Ponley. Pada tahun 1968, permainan softball ini mulai diperkenalkan di Asia, khusunya yaitu pada kejuaraan di Manila, Filipina. Softball pertama kalinya dipertandingkan di Indonesia pada PON VII di Surabaya tahun 1969.

Peraturan Peraturan di Dalam Permainan Softball, antara lain:

a. Lapangan

     Ukuran lapangan softball adalah sebagai berikut:

  1. Panjang setiap sisinya 16,76 meter.
  2. Jarak dari home base ke tempat pelempar adalah 13,07 meter.
  3. Tempat pelempar berdiri (pitcher plate, berukuran 60 x 15 meter)
  4. Permainan softball mempunyai tiga tempat hinggap pelari yang disebut base. Base terdiri atas base I, II, dan III, sedang base IV langsung tempat untuk memukul (home base). Setiap base terdiri dari karet atau kanvas yang merupakan bantalan, dengan ukuran masing-masing base 38 x 38 cm, dan tebal 5-12,5 cm, kecuali home base berukuran 42,5 x 21,5 cm, sisi puncaknya berukuran 30 cm.
  5. Perpanjangan garis dalam home base ke base I dan II disebut garis batas/sector, gunakanya untuk menentukan bola itu jatuhnya di dalam atau di luar garis batas.

b.  Perlengkapan pemain

  1. Pemain penjaga menggunakan glove (sarung tangan) terbuat daari kulit agak tebal, berukuran 38 x 38 dan beratnya 283 gram, selain itu penjaga belakang menggunakan pelindung muka (face mark) dan pelindung badan (body protektor)
  2. Bola terbuat dari kulit yang di dalamnya terdiri atas campuran gabus dan karet. lingkaran bola 30 cm dan berat bola 190 gram.
  3. Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh PB PERBASASI yang panjangnya tidak lebih dari 40 cm.
c. Peraturan permainan softball
  1. Jumlah pemain dalam satu regu terdiri dari 9 orang
  2. Pertandingan dipimpin oleh wasit, disetiap base ditempatkan seorang pembantu wasit (umpire) yang disebut base umpire
  3. Lamanya permainan ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Adapun yang dimaksud satu inning adalah setiap regu bermain sekali giliran memukul dan sekali giliran menjaga.
  4. Untuk menentukan siapa yang menjadi regu penjaga (home team/ HT) dan siapa yang menjadi regu pemukul (visiteing team/VT) harus dilakukan undian (toss) dengan uang logam.


Nih video buat kalian semua yang ingin belajar cara memukul bola kasti.